Terjemah oleh: Afiyah Mahfudhoh*)
في القرآن آية نكررها ولا نخاف مما تدل عليه من خطر جسيم.
Di dalam Al-Qur'an ada ayat yang kita ulang-ulang tapi kita tidak takut pada bahaya besar yang ditunjukkannya.
وهي تحتاج منا للتركيز والانتباه والتدبر....
Ayat tersebut membutuhkan dari kita konsentrasi, perhatian dan perenungan ....
قال تعالى : { فتزل قدم بعد ثبوتها }
Dzat Yang Maha Tinggi berfirman: "Maka tergelincirlah kaki setelah keteguhannya."
لم يقل: بعد تذبذبها ؛ بل قال : بعد ثبوتها.
Dia tidak mengatakan: "setelah kegoyahannya", tetapi Dia mengatakan: "setelah keteguhannya".
-فالحياة فتن .. والثبات صعب ...
Karena kehidupan itu ujian-ujian.... dan keteguhan itu sulit ...
فاسأل الله عز وجل الثبات من قلب صادق...
Maka mintalah kepada Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Mulia, keteguhan dari hati yang benar ...
🌿( الثبات ) : لا يكون بكثرة الاستماع للمواعظ
Keteguhan tidak didapatkan dengan banyaknya mendengar nasehat-nasehat.
METODE ABYAN adalah cara cepat dan mudah belajar membaca kitab kuning (gundul). Kelebihan metode ini adalah tidak menggunakan istilah-istilah nahwu sharaf sehingga memudahkan Anda belajar bahasa Arab.
Rabu, 05 Juni 2019
Penyebab Kemunduran dan Kemerosotan Umat
Terjemahan oleh: Afiyah Mahfudhoh*)
يحكى أن رجلا وجد أعرابيا عند الماء...
Diceritakan bahwa ada seorang laki-laki mendapati seorang Arab baduwi di suatu air (sumur/oase)...
فلاحظ الرجل أن حمل البعير كبير ..
Lalu si laki-laki memperhatikan bahwa beban untanya besar/berat ...
فسأل الأعرابي عن محتواه...
Maka dia pun bertanya kepada si baduwi tentang isinya...
فقال الأعرابي كيس يحتوي على المؤونة...
Maka si baduwi menjawab: Satu kantong berisi bekal ...
والكيس المقابل يحتوي ترابا ليستقيم الوزن في الجهتين ...
Sedangkan kantong sebelahnya berisi tanah agar timbangannya seimbang di kedua sisinya ...
فقال الرجل: لم لا تستغني عن كيس التراب وتنصف كيس المؤونة في الجهتين فتكون قد خففت الحمل على البعير… !؟
Maka si laki-laki berkata: Mengapa engkau tidak membuang kantong tanah dan membagi bekal menjadi dua di kedua sisi, maka engkau telah meringankan beban si unta .. ?
يحكى أن رجلا وجد أعرابيا عند الماء...
Diceritakan bahwa ada seorang laki-laki mendapati seorang Arab baduwi di suatu air (sumur/oase)...
فلاحظ الرجل أن حمل البعير كبير ..
Lalu si laki-laki memperhatikan bahwa beban untanya besar/berat ...
فسأل الأعرابي عن محتواه...
Maka dia pun bertanya kepada si baduwi tentang isinya...
فقال الأعرابي كيس يحتوي على المؤونة...
Maka si baduwi menjawab: Satu kantong berisi bekal ...
والكيس المقابل يحتوي ترابا ليستقيم الوزن في الجهتين ...
Sedangkan kantong sebelahnya berisi tanah agar timbangannya seimbang di kedua sisinya ...
فقال الرجل: لم لا تستغني عن كيس التراب وتنصف كيس المؤونة في الجهتين فتكون قد خففت الحمل على البعير… !؟
Maka si laki-laki berkata: Mengapa engkau tidak membuang kantong tanah dan membagi bekal menjadi dua di kedua sisi, maka engkau telah meringankan beban si unta .. ?
Percayalah kepada Allah: Kisah sang Kijang
Terjemahan oleh; Afiyah Mahfudhoh*)
يحكى أن غزالة كانت حاملاً ومع اقتراب موعد الولادة، ذهبت إلى مكان ﺑﻌﻴﺪ في أطراف الغابة جانب ﻧﻬﺮ.
Diceritakan bahwa ada seekor kijang yang sedang hamil. Dan dengan dekatnya waktu melahirkan, ia pun pergi ke suatu tempat yang jauh di ujung hutan di samping sungai.
ﻭﻓﺠﺄة وأثناء المخاض ﺑﺪﺃﺕ ﺍلغيوم في السماء تتلبد وضجّ الكون بصوت الرعد ونشب حريق في الغابة بفعل البرق.
Tiba-tiba, di tengah proses melahirkan, mendung mulai bergulung-gulung di langit, dan alam bergetar dengan suara petir dan terjadilah kebakaran di hutan disebabkan oleh kilat.
أرادت الغزالة العودة ولكنها نظرت جهة الشمال فرأت ﺻﻴﺎﺩاً يحاول رميها بسهم
وعلى ﻳﻤﻴﻨﻬﺎ أسد يتربص بها لافتراسها.
Sang kijang ingin berbalik, tetapi ketika ia memandang ke kiri, ia melihat seorang pemburu sedang berusaha mengarahkan anak panah kepadanya, sedangkan di sebelah kanannya ada singa yang sedang mengawasinya untuk memangsanya.
وقفت الغزالة في حيرة فالموت مصيرها لامحالة إما الغرق بمياه النهر أو بسهم الصياد أو بين أنياب الأسد أو تموت حرقاً كأشجار الغابة.
Sang kijang diam dalam kebingungan, karena kematian pasti menjadi cerita akhirnya, baik dengan tenggelam di air sungai, atau di ujung anak panah si pemburu, atau di antara taring-taring singa, atau mati terbakar seperti pohon-pohon di hutan.
كانت خائفة جداً و هي ترتقب مصيرها.
Kijang sangat ketakutan dan dia menanti akhir hidupnya.
Penjinakan Gajah alias Kaum Muslimin
ترويض الفيل ...
Penjinakan gajah ....
Penjinakan gajah ....
Terjemahan oleh: Afiyah Mahfudhoh*)
هكذا يتم ترويضكم أيها المسلمون !!!
Beginilah terjadinya penjinakan terhadap kalian, wahai kaum muslimin !!!
عندما يقوم الصيادون باصطياد فيل حي (لترويضه) يستعملون حيلة للتمكن من الفيل الضخم صعب المراس ..
Ketika para pemburu melakukan pemburuan terhadap gajah hidup (untuk dijinakkan) mereka menggunakan sebuah trik agar dapat mengalahkan si gajah besar dan sulit diatur itu ....
فيحفرون في طريق مسيره حفرة عميقة بحجم الفيل ويغطونها ..
Maka mereka membuat sebuah lubang yang dalam, yang seukuran dengan si gajah di tengah jalanan yang biasa dilewatinya lalu mereka menutupi lubang tersebut ...
وعندما يقع فيها لا يستطيع الخروج،
Dan ketika si gajah terjerembab ke dalamnya, dia tidak bisa keluar,
كما أنهم لا يجرؤون على إخراجه لكي لا يبطش بهم ..
Tetapi mereka juga tidak berani mengeluarkannya agar dia tidak menyerang mereka...
فيلجؤون إلى الحيلة التالية:
Maka mereka melaksanakan trik berikutnya:
Selasa, 04 Juni 2019
Sains Lailatul Qadar
By Fahmi Amhar*)
Di bulan Ramadhan ada malam-malam spesial, yakni di sepuluh hari terakhir, yang berpeluang besar merupakan Lailatul Qadar, yang berkah dan pahalanya senilai dengan 1000 bulan (83 tahun 4 bulan). Datangnya Lailatul Qadar sesuai dengan Hadits yang mengatakan "Rasulullah beri'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda, "Carilah Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir bulan Ramadan" " (HR Bukhari dan Muslim). Ada juga hadits yang mengindikasikan bahwa Lailatul Qadar itu terjadi pada salah satu malam ganjil bulan Ramadhan (yaitu tanggal 21, 23, 25, 27 atau 29).
Lailatul Qadar juga dilihat sebagai malam diturunkannya sesuatu yang amat penting. Seperti dalam Surat Al-Qadar: 1. Sesungguhnya Kami menurunkannya pada Lailatul Qadar. 2. Dan tahukah kamu apakah itu Lailatul Qadar? 3. Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan. 4. Di malam itu turun malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. 5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
Langganan:
Postingan (Atom)
