Rabu, 03 April 2013

5 Alasan Memilih Metode Abyan


Oleh: Hari Barkah*


Inilah beberapa alasan mengapa anda sangat direkomendasikan untuk memilih/menggunakan Metode Abyan.

1.       Metode Abyan merupakan cara yang akan memudahkan anda untuk mahir membaca tulisan berbahasa Arab tanpa syakal atau biasa dikenal dengan kitab gundul. Kalimat ini menegaskan bahwa Metode Abyan memiliki fokus capaian pembelajaran yang jelas, yakni mampu membaca kitab gundul.

2.       Rumus-rumus Metode Abyan berikut pokok bahasannya tidak menggunakan istilah Arab. Seperti mubtada, khabar, mudhof, mudhof ilaih, dan sebagainya. Dengan ini anda akan terbantu untuk lebih mudah memahami aplikasi rumus secara langsung pada sebuah kalimat. Istilah-istilah ini selanjutnya bisa diperkenalkan ketika pembelajaran dari Metode Abyan telah tuntas tersampaikan.

3.       Metode Abyan berusaha untuk menyajikan kemudahan pembahasan sesuai dengan kondisi individu yang mempelajarinya. Dengan asumsi bahwa ia belum pernah sama sekali mempelajari bahasa Arab, asalkan individu tersebut telah mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar. Demikian pula dalam setiap penyajian contoh maupun latihan-latihannya. Semua disampaikan sesuai dengan apa yang telah dipelajarinya. Misalkan ketika seorang murid baru mempelajari sampai rumus ke-7, contoh dan latihan yang diberikan pun hanya sebatas rumus ke-7 atau gabungan dari rumus ke-1 sampai ke-7 saja, tidak lebih. Selain itu Metode Abyan berusaha pula untuk memberikan kemudahan dalam penguasaan setiap rumusnya. Salah satunya dicapai dengan kegiatan menghafal rumus-rumus dengan nyanyian. Inovasi ini  dapat membantu anda menguasai rumus-rumus Metode Abyan dengan cepat dan sangat mudah.

4.       Urutan rumus-rumus Metode Abyan telah disusun secara sistematis berdasarkan analisis pembelajaran maupun intensitas kemunculan rumus-rumusnya dalam kitab gundul. Dari urutan ini terlahir pula indikator-indikator dari setiap rumus  yang akan membantu fasilitator dalam mengevaluasi kegiatan pembelajaran. 

5.       Keberhasilan seseorang dalam mempelajari Metode Abyan tidak hanya diukur dari kemampuan membaca kitab saja, tetapi diukur pula dari keberanian untuk mentransfer materi-materi yang telah didapatkannya kepada orang lain, meski ia hanya baru mempelajari 1 rumus. Hal ini berdasarkan dari Hadits Nabi S.A.W: “Sampaikanlah dariku walau hanya 1 ayat”.

*) Co-Writer Buku “Metode Abyan”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar